Sebenarnya, kita milik siapa? “Sesungguhnya kita milik Allah, dan kepada-Nya lah kita kembali.” QS. Al-Baqarah: 156 Kalimat ini bukan sekadar ucapan saat kehilangan, tapi cermin dari hakikat hidup yang sesungguhnya. Kita datang dari Allah. Kita hidup atas izin-Nya. Dan pada akhirnya, kita akan pulang... kepada-Nya. Saat duka menyelimuti, saat hati terasa rapuh dan dunia terasa sempit, ayat ini hadir seperti pelukan langit: Kamu tidak sendiri. Semua ini bukan tanpa makna. Segala yang kita cintai hanyalah titipan. Bahkan diri ini pun bukan milik kita sepenuhnya. Itulah sebabnya, berserah bukan berarti kalah. Tapi kembali... kepada Dia yang tak pernah meninggalkan. Jika kamu sedang kehilangan... Jika hatimu sedang bertanya-tanya... Jika jiwamu terasa lelah oleh dunia Diamlah sejenak. Tarik napas dalam. Ingatlah: إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un Biar ia bukan hanya jadi ucapan duka, tapi juga penguat iman, penyejuk hati...
from mysterious file 88